Harapan Aktivis Lingkungan Kepada Irwandi-Nova

ACEH UTARA - Harapan terhadap kepemimpinan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih juga disuarakan aktivis lingkungan di Aceh.

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh misalnya, meminta gubernur Irwandi nantinya mengkaji ulang beberapa kebijakan rencana pembangunan di Aceh yang beresiko besar terhadap degradasi lingkungan.

"Kita berharap Pak Irwandi mau membatalkan jalur baru proyek jalan tol Aceh. Pasalnya desain jalan tersebut akan melewati kawasan pegunungan Seulawah, dan menggusur pemukiman serta lahan pertanian warga. Kita minta dipakai saja jalur lama yang lebih ke kawasan pesisir pantai timur," ujar Muhammad Nur, Koordinator Walhi Aceh kepada AJNN, Senin, (3/7).

Selain itu, gubernur Irwandi juga harus membatalkan izin PT. Hitay Panas Energy, yang tetap berencana menggarap proyek geothermal atau panas bumi yang berada di zona inti Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

"Kita juga minta kepada gubernur terpilih agar setelah dilantik bisa segera melahirkan peraturan gubernur terkait moratorium sawit di Aceh. Begitu juga masalah tambang yang merusak lingkungan. Selain itu, Irwandi-Nova harus memperbesar hak kelola kawasan hutan ulayat (adat) bagi warga lokal," ungkapnya.

Hal senada juga diutarakan Muhadi Bukhari, Direktur Program LSM Bina Rakyat Sejahtera. Menurutnya, gubernur terpilih harus mengkaji ulang secara menyeluruh terkait dengan izin Hak Guna Usaha pengelolaan kawasan hutan Aceh.

"Untuk mendorong daya dukung hutan dan menekan angka deforestasi maka pemerintahan kedepan harus mengevaluasi semua izin HGU dan juga memperketat serta membatasi proses perizinan kedepannya. Karena kebijakan pengelolaan hutan ada ditangan Pemerintah Aceh," imbuhnya.

Selain itu, tindakan tegas juga harus berani dilakukan bagi pihak yang masih melakukan upaya perusakan hutan Aceh baik secara legal maupun illegal.

"Tim Task Force penegakan hukum lingkungan yang sudah dibentuk oleh Pemerintah Aceh harus diperkuat kewenangan dan sumber dayanya agar bisa melakukan penindakan tegas atas segala upaya perusakan hutan di Aceh," harap Muhadi.

Hal yang sama juga digaungkan Direktur LSM Sahara Aceh Dahlan M. Isa yang meminta pemerintahan Irwandi-Nova kedepan melalui BKSDA bisa menekan angka konflik antar manusia dan satwa liar.

"Ya itu harapan kita. Salah satunya dengan cara memberikan mengawasi dan menindak aksi perburuan satwa dilindungi dan juga pelaku pembalakan hutan. Karena laju kerusakan hutan Aceh sudah semakin parah begitu juga dampak bencana yang ditimbulkan," tegasnya.

Sumber : www.ajnn.net
edisi : 4 juli 2017

Sekretariat Bytra

Sekretariat Bytra

Jalan Antara No.1, Gampong Teumpok Teungoh,

Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh Kode Pos. 24351